Aksi Heroik Penyelamatan Korban Banjir Pasuruan

Pagi ini membaca sebuah harian Jawa Timur Jawa Pos pada halaman utama terbitan pagi ini 23 Feb 2018 tentang musibah banjir di Kota Pasuruan. Ada sebuah foto Aksi Heroik Penyelamatan Korban Banjir Pasuruan oleh seorang aparat TNI yang menarik perhatian saya.

Kota Pasuruan kembali dilanda banjir yang sudah menjadi langganan setiap musim hujan pada 22/2/2018. Dengan curah hujan yang tinggi didaerah hulu Pasuruan seperti Purwodadi serta hujan yang mengguyur beberapa jam di Kota Pasuruan semakin menambah debit air didaerah tengah kota Pasuruan seperti kawasan Keraton.

Foto-foto Aksi Heroik Penyelamatan Korban Banjir Pasuruan

Foto diatas begitu membuat semua orang yang melihatnya merasa ada satu semangat berkorban dalam penyelamatan nyawa sesama pada diri anggota TNI ini. Dan memang sudah seharusnya semua orang yang mampu membantu sesama lebih meringankan tangannya untuk memcurahkan daya upayanya.

Apa yang ada dalam benak Anda melihat gambar diatas? Bahagia karena masih banyak orang-orang baik disekitar kita adalah satu bentuk rejeki yang Allah berikan kepada kita. Termasuk drama mencekam penyelematan korban banjir pasuruan 22/2/2018. Coba kita perhatikan wajah-wajah mereka, meski dalam kelelahan namun semangat yang membuncah disana untuk memberikan pertolongan sungguh luar biasa.

Berjuang menyelamatkan diri ditengah kepungan banjirDengan membawa satu bungkus tas plastik yang berisi nasi bungkus untuk keluarga yang terkepung banjir dilakukan oleh pemuda ini. Dengan tenaga dan upayanya ia melawan arus air yang deras menghajar kawasan perkampungan di Keraton Pasuruan.

Pelajaran yang Bisa Kita Ambil

Dari tiga foto diatas itulah kita bisa saksikan satu bentuk rejeki yang senantiasa dipinta oleh bapak yang berkaos putih atau pemuda yang membawa sebungkus makanan, ia diberikan rejeki dengan diselamatkan dari marabahaya yang nilainya bisa jadi lebih besar dari besarnya rejeki ia minta atau ia dimudahkan untuk menyampaikan rejeki untuk keluarganya.

Dari peristiwa itu kita bisa menarik hikmah bahwa rejeki tidak harus dalam bentuk materi saja, ia bisa berbentuk lain seperti diselamatkan diri kita dari bahaya yang mangancam keselamatan kita atau kemudahan memperoleh rejeki meski kondisi yang terjadi sangat sulit untuk diperoleh. Tetapi begitulah indahnya rencana Allah.

Tinggal kita yang dimudahkan semua urusannya oleh Allah apa yang bisa kita bantu untuk mereka yang sedang ditimpa bencana. Tidak harus ada persiapan khusus untuk membantu sesama dantidak harus menunggu disebut pahlawan untuk mengulurkan tangan membantu saudara-saudara kita yang kurang beruntung. Tidak lagi melihat latar belakangnya, dari suku tertentukah, dari pemeluk agama yang lainkah. Satu fikiran kita, BANTU dan berikan manfaat bagi sesama.

Demikian tulisan ini Aksi Heroik Penyelamatan Korban Banjir Pasuruan saya susun disebuah RS di Surabaya sembari menunggu orang tua yang sedang dirawat.

Semoga bermanfaat.

https://testimoni-indonesia.com/garcinia-nutrivite/ membantu Anda menurunkan berat badan.